O lema de vida de Guan Weijie é apenas um — se não se submeter, então brigue! Esta é a história de um transmigrado que acredita erroneamente que ainda está em um jogo, seguindo um caminho de invencibi
“Berikut ini sebuah berita terbaru: Perusahaan Samudra Dalam telah mengembangkan sebuah permainan aksi-petualangan dunia terbuka—‘Semesta’, yang pada proses uji coba internal ketiga, ditemukan memiliki risiko besar yang dapat mempengaruhi kondisi mental pemain hingga menyebabkan gangguan saraf. Kini, pihak Samudra Dalam memutuskan untuk menutup permanen ‘Semesta’. Pemain yang sudah melakukan pra-pemesanan dapat mengajukan pengembalian dana di situs resmi.”
-----------------
Setelah membuka matanya, Guan Weijie dengan sigap menampilkan panel karakter miliknya. Seperti yang diduga, seluruh keahlian tingkat tinggi yang ia latih pada uji coba sebelumnya telah lenyap, begitu pula nilai pengalaman dan kekayaannya yang kini telah kembali ke titik nol.
Ia pun sudah terbiasa dengan hal semacam ini, sebab ini adalah kali ketiganya menjadi peserta uji coba internal ‘Semesta’. Menurut pihak pengembang, ini adalah uji coba terakhir, dan seluruh parameter permainan sudah dioptimalkan semaksimal mungkin. Dengan kualitas seperti ini, tak ayal permainan ini diprediksi akan menjadi tolok ukur baru di dunia virtual reality.
Sebagai pemain profesional, Guan Weijie tidak hanya mengejar prestasi sebagai orang pertama yang menamatkan permainan, namun juga sangat tergiur oleh hadiah besar yang ditawarkan oleh pengembang.
Untuk menyelesaikan permainan ini, tidak terbatas pada satu cara saja. Asalkan bisa menjadi penguasa wilayah permainan, maka itu sudah dianggap tamat.
Guan Weijie memeriksa panel pribadinya, dan benar saja, pilihan untuk keluar dari permainan